Category: KIMIA LINGKUNGAN

Dampak Merkuri Terhadap Manusia dan Lingkungan

Sebagian besar merkuri yang terdapat di alam ini dihasilkan oleh sisa industri dalam jumlah ± 10.000 ton setiap tahunnya. Penggunaan merkuri sangat luas di mana ± 3.000 jenis kegunaan dalam industri pengolahan bahan-bahan kimia, proses pembuatan obat-obatan yang digunakan oleh manusia serta sebagai bahan dasar pembuatan insektisida untuk pertanian (Christian et al dalam Alfian, 2006).

Karakteristik, Sifat, dan Dampak Logam Berat Merkuri

Beberapa bulan terakhir ini masyarakat Sambas (khususnya Desa Lubuk Dagang, Desa Tanjung Bugis, Pasar Melayu, Durian, Dusun Lubuk Lagak dan Desa Sabong) disesalkan dengan keruhnya air sungai yang datang dari perairan Sungai Tebarau. Tidak hanya di Perairan Sambas, terdeteksi juga di daerah perairan Sebawi, Perairan Sungai Tebas dan Selakau mengalamai hal yang sama. Penyebab keruhnya

Karakteristik Logam Berat Merkuri

Pada dasarnya, merkuri/raksa (Hg) adalah unsur logam yang sangat penting dalam teknologi di abad modern saat ini merkuri adalah unsur yang mempunyai nomor atom 80 serta mempunyai massa molekul relatif 200,59. Merkuri diberikan simbol kimia Hg yang merupakan singkatan yang berasal dari bahasa Yunani Hydrargyricum, yang berarti cairan perak (Alfian, 2006). Kebanyakan merkuri yang ditemukan

Penentuan Lokasi dan Titik Pengambilan Sampel Air Sungai

Tujuan pemilihan lokasi dan titik pengambilan sampel air limbah Air limbah atau limbah cair industri adalah limbah yang dihasilkan pada setiap tahap produksi yang berupa air sisa, air bekas proses produksi, atau air bekas pencucian peralatan industry. Sesuai dengan Undang Undang Lingkungan Hidup, air limbah industry harus dipantau pada waktu tertentu. Data yang diperoleh dari

Ambang Batas Bahan Pencemar Logam Berat Merkuri Berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2001

Pengertian Pencemaran Air Pencemaran air adalah memasuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Salah satu penyebab menurunnya kualitas air adalah limbah buangan industri dari penambangan dan industri yang