Download! Download eBook tingkat SMP, SMA, & SMK

Pengelolaan Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Advertisement

Pengelolaan Laboratorium TKJ – Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan berlandaskan dokumen standar sarana prasarana dalam SNP SMK 2018 dan struktur kurikulum SMK 2018 untuk menjabarkan lebih spesifik seperangkat peralatan praktik yang menunjang kompetensi keahlian. Untuk memenuhi kebutuhan SDM di era revolusi 4.0 diperlukan meng-upgrade peralatan sesuai dengan spesifikasi terbaru dan/ atau menambah ruang praktik baru sebagai pengembangan dari SNP SMK 2018.

Baca juga, Standar Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Norma, standar, prosedur, dan kriteria peralatan praktik SMK ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seperangkat peralatan praktik yang menunjang untuk kempetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan untuk menghasilkan profil lulusan seperti dijelaskan dalam infografis berikut.

pengelolaan laboratorium TKJ

Dasar pertimbangan yang digunakan dalam pengembangan norma dan standar fasilitas seperangkat peralatan praktik SMK adalah kebutuhan pedagogi dalam implementasi kurikulum, kebutuhan kompetensi untuk posisi jabatan pertama lulusan SMK di industri, pelaksanaan uji kompetensi skema sertifikasi KKNI level II/III, dan mengantisipasi perubahan struktur tenaga kerja masa depan di era revolusi industri 4.0.

Dalam SNP SMK 2018 ruang praktik Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan berfungsi sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pembelajaran seperti dasar kelistrikan dan pengukuran listrik, instal LAN/WAN, administrasi infrastruktur jaringan, administrasi sistem jaringan, teknologi layanan jaringan. Besarnya luasan minimum ruang Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan adalah 150 m2 (seratus lima puluh meter persegi).

Norma dan Standar desain ruang praktik siswa di SMK dikembangkan untuk memberikan ilustrasi desain lingkungan belajar yang modern untuk mendukung proses pembelajaran abad 21, namun sekolah diberikan fleksibilitas sesuai dengan kondisi yang ada di sekolah disesuaikan dengan memperhatikan minimal luasan ruang praktik, fungsi, kontur tanah, ergonomi, dan K3. Lingkungan belajar yang modern mengoptimalkan pemanfaatan teknologi terkini untuk memfasilitasi sarana dan prasarana bagi siswa dan guru yang mendukung pembelajaran berpusat pada siswa,
berbasis project, teaching factory, pengembangan kewirausahaan dan pengembangan profesional berkelanjutan.

Fasilitas lingkungan belajar modern di SMK mencakup enam elemen yaitu:

  • Peralatan yang terkoneksi internet
  • Peralatan audiovisual
  • Perabot yang mudah dipindahkan/diatur sesuai kebutuhan strategi pembelajaran
  • Lingkungan belajar yang mendukung interaksi sosial secara formal dan informal
  • Peralatan yang mendukung penguasaan kompetensi tenaga kerja industri dan kewirausahaan di era revolusi industri 4.0
  • Lingkungan area kerja laboratorium dan bengkel untuk menumbuhkan budayakerja industri seperti 5R dan K3.

Lingkungan belajar di SMK dirancang memiliki fleksibilitas sebagai pusat pengembangan kompetensi, membentuk iklim tumbuhnya budaya industri dan menumbuhkan kreatifitas dan inovasi wirausaha pemula. Ada sembilan aspek yang harus diperhatikan dalam menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, selamat, sehat dan indah yaitu kualitas air, kebisingan, pencahayaan dan pemandangan, ventilasi, kualitas udara, kelembaban, suhu, pengendalian debu dan serangga serta sistem keamanan dan keselamatan.

Baca selengkapnya tentang pengelolaan Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan pada tautan berikut ini (klik di sini).

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments