Pola Makan Daging dibandingkan dengan Pola Makan Vegan

Emisi GRK: Pola makan daging menghasilkan 17 kali lebih banyak emisi daripada pola makan vegan.

Pemeliharaan ternak bertanggung jawab atas sedikitnya 51% dari seluruh emisi gas rumah kaca.

Lahan: Dua hektar, atau empat ekar tanah, bisa menghidupi 1 orang pemakan daging atau 80 vegan. (Wawancara Supreme Master TV bersama guru besar hukum Gary Francione, Universitas Rutgers, AS, 2008)

Dengan dua hektar tanah, kita bisa menghidupi 1 orang pemakan dag ng atau 80 vegan yang sehat.

Air: Seorang pemakan daging memakai air 15 kali lebih banyak daripada yang dipakai seorang vegan.

  • 200.000 liter untuk menghasilkan 1 kilogram daging sapi Dibanding
  • 2.000 liter = 1 kilogram kedelai
  • 900 liter = 1 kilogram gandum
  • 650 liter = 1 kilogram jagung
Bahan bakar fosil: Produk hewani membutuhkan 11 kali lebih banyak bahan bakar fosil-melepaskan CO2 11 kali lebih banyak.
Makanan: Satu kilogram daging sapi membutuhkan 7 kilogram biji-bijian untuk memproduksinya.

BIAYA SATU HAMBURGER

  • 5 meter persegi (55 kaki persegi) hutan hujan tropis dihancurkan.
  • 23.000 liter (6.000 gallon) air bersih (mandi tiap hari selama 14 bulan).
  • 1,8 kilogram (4 pon) biji-bijian dikonsumsi oleh sapi (sekitar 3 balok roti utuh).
  • 4 kilogram (8,75 pon) humus lenyap (Humus = lapisan tanah subur).
  • 30 spesies tumbuhan, 100 spesies serangga, dan lusinan burung, mamalia hilang.

Mari selamatkan bumi dengan meminimalisasi konsumsi daging dan mulai beralih ke vegetarian

Sumber: COP16 Konferensi Perubahan Iklim Cancun, Meksiko – 18 Desember, 2010 oleh Maha Guru Ching Hai 

Anda dapat mengetahui lebih dalam dengan mengunjungi situs-situs berikut:

26 Replies to “Pola Makan Daging dibandingkan dengan Pola Makan Vegan”

  1. Kayaknya aku mau merubah pola makanku menjadi veget! Supreme Master TV? yang banyak terjemahan bahasanya kan? Dulu aku menyukai acaranya, sekarang kekurangan waktu (sibuk BW) hahaha. Artikelnya bagus banget Mas!

  2. @ Bonsai Teknologi: Pertanyaanya mantap gan, kemungkinan untuk kritis ga gan, soalnya masa produksi pangan nabati (termasuk sayur) tidak memakan waktu lama. ;;)
    @ Warna Tulisan: Terima kasih, senang bisa berbagi di sini. ๐Ÿ˜€

  3. wahh, kalo makanan yang mengandung daging menimbulkan efek buat alam berarti harus beralih ke vege sob. tapi kalo ga berlebihan se gpp juga. kita juga butuh soalnya. yang penting kita bisa mengatur dan menyeimbangkan pola makan kita sekaligus juga memikirkan efek/dampaknya bagi alam. nice share, thanks sobat. ๐Ÿ˜‰

  4. @ Ridho: Ok gan ๐Ÿ˜€

    @ apakah ini itu: itu kebiasaan pola makan negara maju, kalau di Indonesia mungkin lebih ke konsumsi daging gan. ๐Ÿ˜€

    @ Zaenal Blog: Terima kasih Mas, senang bisa berbagi di sini. ๐Ÿ˜

    @ Wisata Malang: Setuju gan, emang susah gan mo ngilangin kebiasaan konsumsi daging, tp diharapkan bisa mengurangi terutama daging hewan ternak.
    maklum gan, konsumsi daging butuh energi yg sangat besar mulai dari perawatan sampai siap di piring kita gan.. 8-}

    @anime lover: terima kasih gan, ditunggu aja gan. :)]

  5. Dunia akan lebih sehat dan nyaman jika orang-orang di bumi Vegetarian. Infonya menarik Pak. Aku juga pernah mengunjungi Supreme Master TV yang memiliki beberapa terjemahan bahasa.

  6. @ BlogS of Hariyanto: Ma kasih Pak. ๐Ÿ˜
    @ Mesin Pertanian: setuju Mas, yg saya tau, pakan nabati lebih banyak mengandung gizi sedangkan resiko penyakit kecil (mungkin ga ada kali ya), tetapi pakan hewani, selain butuh energi yg lebih besar untuk memproduksinya sampai ke meja makan, resiko untuk mengidap penyakit juga tinggi dibanding konsumsi vegan. ๐Ÿ˜€
    @ Ismanpunggul: Terima kasih Pak, selamat hari Guru buat Bapak, maju pendidikan Indonesia ๐Ÿ˜€

  7. @ (Aku bukan) Bang Thoyib: Terima kasih atas tambahannya Mas. ๐Ÿ˜
    @ Ageboy: Silakan gan.. ๐Ÿ˜€
    @ Eko Budi Santoso: Iya Mas, pro kontra dalam hal ini akan selalu ada Mas, terima kasih udah berkunjung ke sini. ๐Ÿ˜

Leave a Reply