Reaksi Kimia dalam Larutan Elektrolit

Reaksi kimia dalam larutan elektrolit merupakan reaksi yang melibatkan larutan-larutan yang bersifat elektrolit seperti asam, basa, maupun garam. Beberapa  reaksi kimia larutan elektrolit yang dimaksud adalah reaksi penetralan, reaksi pendesakan logam, dan reaksi metatesis. Berikut penjelasan untuk masing-masing reaksi.

Reaksi asam basa (reaksi penetralan)

Reaksi asam basa atau reaksi penetralan adalah reaksi yang terjadi antara asam (H+) dan basa (OH) menghasilkan H2O yang bersifat netral.
Adapaun contoh reaksi penetralan adalah sebagai berikut:

#1 Reaksi: Asam + Basa –> Garam + Air

HNO3 (aq) + KOH (aq) –> KNO3 (aq) + H2O (l)
H2SO4 (aq) + Ca(OH)2 (aq) –> CaSO4 (aq) + H2O (l)
 

#2 Reaksi: Asam + Oksida Basa –> Garam + Air

2HCl (aq) + CaO (s) –> CaCl2 (aq) + H2O (l)
2HNO3 (aq) + Na2O (s) –> Na(NO3)2 (aq) + H2O (l)
 

3. Reaksi: Asam + Amonia –> Garam

HCl (aq) + NH3 (g) –> NH4Cl (aq)
H2SO4 (aq) +2 NH3 (g) –> (NH4)2SO4 (aq)

Ammonia (NH3) termasuk basa yang berupa senyawa molekul sehingga dibedakan dari 2 jenis basa lainnya, yakni senyawa ion yang dapat melepas ion OH dan okisda basa. Terdapat senyawa molekul basa lainnya seperti metilamina (CH3NH2) tetapi reaksinya tidak umum seperti halnya ammonia.

4. Reaksi: Oksida asam + Basa –> Garam + Air

SO3 (g) + 2NaOH (aq) –> Na2SO4 (aq) + H2O (l)
CO2 (g) + Mg(OH)2 (aq) –> MgCO3 (aq) + H2O (l)

Baca juga:

Reaksi Pendesakan Logam

Reaksi pendesakan logam adalah reaksi di mana logam mendesak kation logam lain atau hydrogen dalam suatu senyawa. Reaksi ini dapat berlangsung apabila logam berada di sebelah kiri dari logam/H yang didesak dalam deret Volta. Pada reaksi ini, produk reaksi berupa endapan logam, gas, dan air.

Deret Volta merupakan urutan unsur-unsur yang disusun berdasarkan data potensial reduksi. berikut beberapa unsur yang dapat dihapal berdasarkan urutan potensial reduksinya:

Li – K – Ba – Ca – Na – Mg – Al – Mn – Zn – Fe – Ni – Sn – Pb – (H) – Cu – Hg – Ag – Pt – Au

Adapun contoh reaksi pendesakan logam adalah sebagai berikut:

1. Reaksi: Logam 1 + Garam 1 –> Garam 2 + Logam 2

Zn (s) + CuSO4 (aq) –> ZnSO4 (aq) + Cu (s)
2Al (s) + 3FeSO4 (aq) –> Al2(SO4)3 (aq) + 3Fe (s)
Cu (s) + Na2SO4 (aq) –> tidak bereaksi karena Cu berada di sebelah kanan deret volta

2. Reaksi: Logam + Asam –> Garam + Gas Hidrogen

Mg (s) + HCl (aq) –> MgCl2 (aq) + H2 (g)
Zn (s) + H2SO4 (aq) –> ZnSO4 (aq) + H2 (g)
Ag (s) + HCl (aq) –> tidak bereaksi karena Ag berada di sebelah kanan deret volta

3. Reaksi: Logam + Asam –> Garam + Air + Gas

2Fe (s) + 6 H2SO4 (aq) –> Fe2(SO4)3 (aq) + 6 H2O (l) + 3SO2 (g)
Cu (s) + 4HNO3 (aq) –> Cu(NO3)2 (aq) + 2H2O (l) + 2NO2 (g)

Baca juga, Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Reaksi Metatesis (Pertukaran Pasangan)

Reaksi metatesis adalah reaksi pertukaran pasangan ion dari dua elektrolit.
AB + CD –> AC + BD
Pada reaksi ini setidaknya satu produk reaksi akan membentuk endapan, gas, atau elektrolit lemah. Gas dapat berasal dari peruraian zat hipotetis (asam dan basa hipotetis terurai menjadi gas dan air) yang bersifat tidak stabil seperti berikut ini:
H2CO3 –> CO2 (g) + H2O (l)
H2SO3 –> SO2 (g) + H2O (l)
NH4OH –> NH3 (g) + H2O (l)
 
Adapun contoh reaksi metatesis (pertukaran pasangan) adalah sebagai berikut:

1. Reaksi: Garam 1 + Asam 1 –> Garam 2 + Asam 2

AgNO3 (aq) + HBr (aq) –> AgBr (aq) + HNO3 (aq)
ZnS (s) + 2HCl (aq) –> ZnCl2 (aq) + H2S (aq)
 

2. Reaksi: Garam 1 + Basa 1 –> Garam 2 + Basa 2

CuSO4 (aq) + 2NaOH (aq) –> Na2SO4 (aq) + Cu(OH)2 (aq)
NH4Cl (aq) + KOH (aq) –> KCl (aq) + NH4OH (aq)
 

3. Reaksi: Garam 1 + Garam 2 –> Garam 3 + Garam 4

AgNO3 (aq) + NaCl (aq) –> AgCl (aq) + NaNO3 (aq)
2KNO3 (aq) + MgCl2 (aq) –> 2KCl (aq) + Mg(NO3)2 (aq)

Baca juga, Animasi Kimia Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

24 thoughts on “Reaksi Kimia dalam Larutan Elektrolit”

  1. Anonim says:

    Thanks :}} sangat membantu

  2. Chelonia Mydas says:

    Senang bisa berbagi..:((

  3. vira says:

    hii salam kenal iya dari vira .. 🙂
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 … ^_^ good luck iya…..
    SALAM BLOGER INDONESIA..:)

  4. Chelonia Mydas says:

    Terima kasih juga atas kunjungannya. ;;)

  5. Somoon says:

    Terima kasih dengan kunjungan. Nice blog.

  6. KangFarhan says:

    wahhhh…kalo sudah di juragannya kimia saya gak bisa ngomong apa2 nih…hehehehe….

  7. Rino Safrizal says:

    @ Somoon: Sama-sama Gan.
    @ KangFarhan: Ach bisa aja yA Gan. Ma kasih ya gan kunjungannya..

  8. mrofiuddin says:

    waahh….tambaah shiiip aja postingannya sobat…n tambah keren jug blognya…semoga tambah sukses,,,selalu support disini..(^_^)

  9. Pendelz says:

    wah tambah nih pengetahuan ane,, mantab sob
    foll sukses #106 follback ya

  10. Rino Safrizal says:

    @ MRodiuddin: Terima kasih Mas,
    @ Pendelz: Ok sob, segera dikonfirmasi, tunggu di TKP Ya.

  11. Dwi Yulianto says:

    ya..sngat membantu sobat…saya juga agak sulit nih sama kimia….salam persahabatan ya 🙂

  12. Dwi Yulianto says:

    follow sukses…di tunggu comment dan follow backnya 🙂
    thanks

  13. Blog Keperawatan says:

    Kunjungan perdana sahabatdan mendapatkan i;mu baru bagi saya. Ijin Follow 111 agar bisa lebih banyak belajar lagi

  14. Rino Safrizal says:

    @ Dwi Yulianto: Terima kasih sudah mampir sobat, segera ke TKP sob.

    @ Blog Keperawatan: Terima kasih sudah mampir sobat.

  15. BlogS of Hariyanto says:

    hadir lagi di sini menyimak reaksi kimia dalam larutan elektrolit 🙂

  16. Rino Safrizal says:

    @ BlogS of Hariyanto & Sumberkita.com : Terima kasih sahabat.

  17. rj says:

    info yang menarik sob

  18. mr.deby says:

    Thank's nice info

  19. Anonim says:

    terimakasih …. ijin copy

  20. Anonim says:

    Bahasan yang menarik…

    Deret Volta diatas menjelaskan keterikatan/keaktifan logam dalam senyawa.. Pertanyaan saya, kalau satu jenis logam, misalnya Na, dicampurkan kedalam larutan yang terdiri dari dua jenis asam, misalnya asam sitrat dan asam asetat, asam mana yang akan bereaksi dengan logam tersebut? apa penyebabnya? apakah tingkat kekuatan asam mempengaruhi?
    apakah ada deret tertentu seperti deret Volta diatas yang menjelaskan reaksi penggantian gugus asam dalam senyawa?
    Terima kasih… 🙂

  21. Rino Safrizal says:

    Thanks gan..

  22. yuli agustin says:

    easy to understand
    thankyou so much Sir

Leave a Reply