Download! Download eBook tingkat SMP, SMA, & SMK

Tata Nama Senyawa Ion

Pengertian Senyawa Ion

Senyawa ion merupakan senyawa yang terbentuk dari ikatan ion. Ikatan ion sendiri mempunyai beberapa definisi, salah satunya adalah ikatan yang terbentuk dari gaya tarik-menarik dari ion yang berbeda muatan (ion positif0 dan negatif).

Ion positif disebut juga sebagai kation, dapat berupa kation monoatomik/ion logam (Na+, K+, Li+, Ca2+, Mg2+, Al3+, etc) maupun kation poliatomik seperti NH4+. Sedangkan Ion negatif disebut juga sebagai anion, dapat berupa anion monoatomik/ion non logam (F, Cl, Br, I, O2-, S2-) maupun anion poliatomik (OH, NO3, CO32-, SO42-, PO43-, etc).

Sebelum menuliskan nama senyawa ion, alangkah baiknya mengenal beberapa kation dan anion yang disajikan pada table berikut ini. Untuk kation dan anion yang lebih beragam, dapat di download di sini. (belum tersedia)

Baca juga:

Berbagai Jenis Ion

tata nama senyawa ion
tata nama senyawa ion

Jenis-jenis ion monoatomik dan poliatomik dapat disimak di sini.

Penulisan rumus senyawa ion

jika kita sudah mengetahui berbagai jenis ion, langkah selanjutnya adalah menuliskan rumus senyawa ion jika kation dan anion di atas saling berikatan. Penulisan rumus senyawa ion dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Kation/ion positif/ion logam ditulis terlebih dahulu
  • Senyawa haruslah netral, sehingga jumlah muatan positif dan muatan negative sama dengan cara mengatur indeks kation dan anion.

Contoh penulisan rumus senyawa ion:

  • K+ + Cl –> KCl (kalium klorida) | Jumlah muatan positif dan negatif sudah sama.
  • Ca2+ + 2Cl –> NaCl2 (natrium klorida) | Jumlah muatan positif 2x muatan negative sehingga ion negative x 2
  • Mg2+ + SO42- –> MgSO4 (magnesium sulfat) | Jumlah muatan positif dan negative sudah sama
  • Al3+ + 3Br –> AlBr3 (aluminium bromide) | Jumlah muatan positif 3x muatan negative sehingga ion negatif x 3

Penamaan Senyawa Ion

Jika Anda telah memahami berbagai jenis ion dan penulisan rumus senyawa ion, mudah bagi Anda untuk memberikan tata nama/penamaan senyawa ion. Berikut aturan dalam menuliskan tata nama senyawa ion dengan acuan nama dari berbagai jenis kation dan anion sudah Anda ketahui:

1. Nama logam/ion positif/kation disebutkan terlebih dahulu, diikuti nama non logam/ion negative/anion dengan akhiran -ida, seperti pada contoh berikut:

  • NaCl : natrium klorida
  • NH4Cl : amonium klorida
  • KCN : kalium sianida
  • CaO : kalsium oksida
  • MgBr2 : magnesium bromida
  • Al(OH)3 : aluminium hidroksida

2. Bila logam/ion positif/kation mempunyai lebih dari satu jenis muatan/bilangan oksidasi seperti Fe2+ dan Fe3+, maka jumlah muatan ditulis dalam tanda kurung “( )” dengan huruf romawi, seperti pada contoh berikut:

  • Fe(OH)2 : besi(II) hidroksida
  • FePO4 : besi(III) fosfat
  • PbSO4 : timbal(II) sulfat
  • CuNO3 : tembaga(I) nitrat
  • CuSO4 : tembaga(II) sulfat

613 total views, 30 views today

4 Comments

Leave a Reply